Penyewa Ruko di Way Jepara Pertanyakan Pungutan 120 Ribu Perbulan

Gantaranews.com, Way Jepara -Pengelola serta Penyewa Rumah Toko (Ruko) di Sekitar Pasar Way Jepara Lampung Timur Keluhkan pungutan biaya Parkir bulanaan sebesar Rp.120.000;/bulan.

Pungutan tersebut dinilai sangat memberatkan penyewa ruko, hal itu disampaikan oleh salah seorang penyewa kepada Awak media.

“Iya itu telah berjalan bertahun – tahun mulai dari Rp.90.000 sampai Sekarang menjadi Rp.Rp.120.000;/bulan dengan alasan biaya parkir dan Pajak yang mana si Penarik uang tanpa Seragam, Id card dan juga tanpa surat tugas, ia¬† hanya memberikan Kwitansi berstempel Pemerintah Daerah Lampung Timur” jelas Nara sumber yang minta namanya dirahasiakan.(02/07/21).

“Kalo memang ini pajak distribusi, kami bisa setor langsung ke kasda tanpa melalui mereka, Seperti pajak NPWP kami setor sendiri, karena kasda juga kan di Bank Lampung, tapi kenapa ini ada pajak yang di tarik tidak jelas, kemana dana itu, Kalaupun setor ke dinas, dinas apa..?, kalau itu bayaran untuk kepala parkir memang apa peran mereka di kantor kami..? ” jelasnya dengan sedikit kesal.

“kami mau berapapun biaya nya asalkan ada suratnya kami tidak akan keberatan,Yang jadi masalah ini gak ada surat atau kejelasan jadi kami bingung memberikan jawaban dan bukti ketika tempat kami di audit” Tambahnya.

Terpisah Pemberantasn Premanisme dan Pungutan liar (Pungli) tertuang dalam surat Telegram Kapolri bernomor ST/1251/VI/HUK.7.1/2021 tanggal 15 Juni 2021 atas perintah Presiden Jokowi kepada Kapolri dan para Kapolda dikarenakan maraknya aksi premanisme dan pungutan liar.

Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari dinas terkait. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *