Tolak Relokasi, Para Pedagang Kaki Lima Hadang Petugas dan Alat Berat

Gantaranews.com, Bandarlampung – Penolakan eksekusi relokasi  yang berada di Jalan Bukit Tinggi (Pasar Bambu Kuning) Bandar Lampung kembali terjadi, pedagang kaki lima dan aparat sempat memanas, kamis 18/11/2021.

Sebelumnya, penertiban lapak PKL di Jalan Bukit Tinggi Bandar Lampung sempat tertunda, dan sejumlah pejabat PKL juga menggelar aksi yang sama pada Rabu (17/11).

Sore ini, alat berat dari Pemkot Bandar Lampung juga turut dikeragkan untuk menertibkan lapak PKL. Puluhan aparat dari Satpol PP, dan kepolisian turut mengawal proses penertiban.

Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi, kelompok yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Kaki Lima (PPKL) membentuk barikade menghalau alat berat yang akan menertibkan lapak di emperan gedung Pasar Bambu Kuning.

“Kita di sini mempertahankan lapak sebagai sumber penghidupan kita, tapi kita digusur,” kata salah seorang dari barisan pedagang.

Para pedagang juga mempertanyakan surat penggusuran dari Pemkot, dimana sebelumnya telah melakukan audiensi.

“Belum ada surat penggusuran, kemarin audiensi belum ada keputusan,” teriak salah seorang pedagang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.