Bocah 7 Tahun Tertembak Peluru Nyasar, Diduga Milik Oknum Polisi Mabuk

Gantaranews.com, gorontalo – miris, seorang bocah berusia 7 tahun terkena peluru nyasar. Peluru nyasar itu diduga berasal dari tembakan yang dilepaskan anggota polisi yang tengah mabuk.

Insiden peluru nyasar itu terjadi di Desa Hulawa Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo pada Rabu (1/12) dini hari. Bocah tersebut pun mengalami luka di paha bagian kanan akibat terkena proyektil tersebut.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aloe Saboe usai terkena tembakan. Saat ini telah dilakukan operasi pengangkatan proyektil tersebut.

Polda Gorontalo yang mendapat laporan lantas langsung turun tangan. Polda Gorontalo kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir area kejadian dalam radius hingga 1 km.

Polda Gorontalo juga meminta keterangan sejumlah saksi. Akhirnya kasus peluru nyasar itu terungkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono, mengungkapkan dari hasil penyelidikan kasus peluru nyasar tersebut mengarah ke salah satu anggota polisi berpangkat bripka berinisial MB. Wahyu mengatakan, pada saat kejadian, Bripka MB dalam kondisi mabuk.

Sebagai informasi, Bripka MB bertugas sebagai Banit Samapta Polsek KP3 Anggrek Polres Gorontalo Kota.

“(Kasus peluru nyasar) ini mengarah pada salah satu oknum anggota Polri Bripka MB. Yang pada saat kejadian dalam kondisi mabuk,” kata Kombes Wahyu Tri Cahyono, Jumat (3/12/2021). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.