Pengusaha Lumpia di Lampura Tetap Bertahan Ditengah Ekonomi Sulit Karena Pandemi

Gantaranews.com, Lampung Utara – Pandemi memang membuat sebagian sektor ekonomi lumpuh dan lesu, namun di tengah sulitnya pandemi semangat pengusaha lumpia di lampung utara ini patutu di acungi jempol, pasalnya ia tetep berusaha eksis di tengah lesunya perekonomian saat ini.

Pemilik usaha kulit lumpia di Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara ini bernama Gunawan (45), ia mengakui bahwa pandemi covid-19 sempat membuat usaha yang telah ia tekuni selama 10 tahun itu sempat mengalami penurunan omzet yang sangat signifikan.

“Penurunan omzet ini Dikerenakan permintaan pembelian para pedagang di pasar juga sepi, “ujarnya, Rabu, 8 Desember 2021.

Ayah tiga orang anak ini juga menceritakan, sebelum wabah covid-19 melanda, dia mampu memperkerjakan sebanyak delapan orang. Namun setelah pandemi, ia melakukan efisiensi dengan hanya mengandalkan tiga pegawai saja.

“Begitu juga dalam pembuatan kue lumpia, sebelumnya bisa menghabiskan sebanyak lima karung terigu. Tetapi sekarang cuma tiga karung,” kata dia.

Gunawan menjelaskan, satu karung terigu biasa digunakan untuk memproduksi 3.000 lembar kulit lumpia. Sedangkan satu lembar kulit lumpia ia jual seharga Rp170.

“Untuk saat ini bisa bertahan dan menggaji para pegawai saja sudah cukup,” katanya.

Gunawan merupakan satu-satunya pengrajin kulit lumpia di Kotabumi. Dia menceritakan, usahanya pernah naik daun hingga mampu menjual sebanyak 7.000 lembar per hari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.