Oknum Pegawai Kemenkumham Lampung Tipu Warga Pesawaran 130 Juta

Gantaranews.com, Pesawaran – Ngebet ingin jadi pegawai negeri sipil melalui jalan pintas, warga Kecamatan Tegineneng harus merelakan uang sebesar Rp. 130 Juta raib ditipu sangat calo, tak tanggung tanggung, pelaku yang menjanjikan masuk PNS dengan membayar ratusan juta itu merupakan oknum pegawai kemenkumham Lampung.

AIP (55), oknum pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Masgar Pesawaran, diamankan polisi karena menipu warga sebesar Rp130 juta.

Pelaku menjanjikan adik korban DMS (24), DF, warga Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di kantor Bea dan Cukai Bandar Lampung.

Kapolsek Natar Kompol Gigih Andri Putranto, mewakili Kapolres Lampung Selatan (Lamsel) AKBP Edwin, menjelaskan pihaknya mengamankan pelaku pada Selasa (28/12/2021) pukul 14.00 WIB di Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Gigih mengatakan, korban atau pelapor DMS (24) adalah warga Kecamatan Tegineneng yang mengalami kerugian sebesar Rp130 juta.

“Awalnya, pelaku menawarkan pelapor apabila ada saudaranya yang akan menjadi PNS di bagian keuangan di Kantor Bea dan Cukai Bandar Lampung dengan uang masuk sebesar Rp100 juta,” terang Gigih.

Setelah mendapatkan penawaran itu, korban berminat dan sepakat akan mentransfer uang tersebut ke rekening pelaku pada Sabtu (6/5/2017), di Kantor Unit BRI Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lamsel.

“Setelah uang masuk ke rekening, terlapor memberikan satu lembar nota persetujuan teknis pengangkatan calon PNS, dan meminta lagi uang sebesar Rp30 juta dengan alasan untuk mengurus penempatan di Kantor Keuangan Bea Cukai Bandar Lampung,” ujarnya.

Setelah mentransfer uang tambahan, korban mengecek nama adiknya yang dijanjikan menjadi PNS di kantor Bea dan Cukai Bandar Lampung. Namun nama adik korban tidak ada.

Gigih melanjutkan, saat ini proses hukum terhadap pelaku masih berlanjut, dan sudah dalam proses penyidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.