Dua Pelaku Asusila Anak Bawah Umur di Tubaba Diciduk Polisi

Gantaranews.com, Tubaba – Sempat kabur dan menjadi DPO ( daftar pencarian orang ) kepolisian Resor Tulangbawang Barat (Tubaba) kurang lebih 3 bulan, Dua pelaku pencabulan anak dibawah umur akhrinya ditangkap di dua lokasi berbeda.

Kedua tersangka adalah, NH (30), warga Bedeng Gumak PT Gunung Madu Plantation (GMP), Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah dan INS (22) warga Tiyuh Panaraganjaya Indah, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba.

“NH kami tangkap pada Rabu, 21 September 2022 sekitar pukul 18.00 WIB, di pos satpam GMP. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap tersangka INS di cafe Pasar Pulungkencana,” kata Kapolres Tubaba, AKBP Sunhot P  Silalahi, Kamis, 22 September 2022.

Kapolres membenarkan bahwa keduanya masuk DPO kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang anak berinisial RW (16). “Kejadian pada Minggu, 21 Maret 2021 sekitar pukul 23.00 WIB di kamar indekos BRD  di Tiyuh Pulungkencana,”  kata dia.

Keluarga korban lalu melaporkan kasus tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polres Tubaba. “Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 jo. UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.